Ibu Susu Bukan Pengganti
Di sisi lain sedikit jengkel.
"Baru tadi dingin banget, sekarang malah perhatian apalagi mau bareng aku belanja keperluan Carlo. Ckckck," batin Denada lagi dengan menggeleng-gelengkan kepalanya.
Wanita itu berdiri dan membawa cangkir kosongnya menuju dapur. Pikirannya dipenuhi tanda tanya yang tidak juga reda. Namun, kedua berhenti berjalan di depan ruang tengah yang mengarah ke dapur dan melihat salah satu ART yang sedang melipat kain lap. Wanita itu bernama Lastri, salah satu ART yang sudah lama bekerja di rumah itu. Beliau tampak sepuh, dengan kerutan di sudut mata dan gerak tubuh yang tidak secepat lainnya.