Filtrar por
Status de atualização
TodosEm andamentoConcluído
Ordenar por
TodosPopularRecomendaçãoAvaliaçõesAtualizado
SINNER

SINNER

Wanita itu tersenyum lagi, Paula namanya. - 6 malam. Acara itu belum selesai, mereka – para pengunjung Grapvine menunggu untuk waktu makan malam. Beberapa dari mereka menghabiskan waktu. Nyonya Crish menghampiri El, yang duduk pada salah satu kursi tamu dengan beberapa santapan. "Hey, tebak siapa yang mencarimu?" "Tim redaksi sekolah?" tebak El. Nyonya Crish menggeleng, "Paulaaa!"
102.2K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 62 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Pesona Gelap Tuan Mafia

Pesona Gelap Tuan Mafia

Sampai akhirnya… Niccolo menyanggah tubuh Siena yang terjatuh pingsan. Sedangkan dari arah pintu terdengar suara beberapa orang berlari menghampiri. Pietro terkejut melihat pecahan kaca yang berserakan di atas lantai dan Siena yang pingsan di pelukan Niccolo. “Apa yang terjadi?” tanya Bosco yang berjalan melewati Pietro. Menghampiri Niccolo.
10694 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 20 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Cincin Kedua

Cincin Kedua

Cincin kedua akan memasuki sekuel kedua, selamat membaca.. 😊😊 Ketika Lani sudah mulai melupakan masa lalunya dengan Bobby, ternyata Bobby melakukan pendekatan dengan Lani kembali. Dia menyadari kalau masih mencintai dan menyayanginya. Apalagi sudah ada buah hati mereka. Lani merasa risih dengan Bobby, sehingga ia mulai menghindari. Walaupun tidak bisa dipungkiri kalau ia masih menyimpan rasa padanya.
105.4K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 183 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Beautiful Sin

Beautiful Sin

ucap Jesica makin menempelkan dua buah lemon segar dan bulat miliknya. Niko yang pada awalnya mencoba menahan dan melawan, pada akhirnya harus mengakui dan tumbang dengan rayuan maut sekretaris seksinya. Dia lalu meletakkan pena yang sedang dipegangnya dan bertemu netra dengan Jessica. "Ok, I'm done. What do you want?" tanya Niko.
9.911.7K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 234 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Beautiful Sin

Beautiful Sin

Pintu ditutup rapat dan tidak lupa dikunci cepat. “Astaga! Apa yang sempat kulihat beberapa waktu tadi?!” Susan histeris setelah bersusah payah membungkam mulutnya. Emine tertunduk malu. Ia tidak menyangka saat ciuman dari Can yang selalu disukainya, berniat membalasnya, justru berakhir memalukan.
1.7K visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 63 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Pembalasan Sang Siren

Pembalasan Sang Siren

Masa lalu yang ternyata belum sepenuhnya mati. Di tempat lain, Kiara mematikan layar satu per satu. Ruangan menjadi lebih gelap, hanya menyisakan cahaya dari jendela yang jatuh di lantai. Ia tahu Celine sudah mengambil umpan. Ia tahu Elvano sudah melihatnya. Ia tahu, tidak lama lagi, Vivienne akan ikut bergerak. Itu seharusnya cukup. Umpan pertama berhasil. Namun Kiara tidak merasa menang. Ia justru merasa sesuatu yang lebih besar mulai terbangun dari tempat yang terlalu lama terkubur.
504 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 14 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

"Sindi…" *****
9.7434.5K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 15.6K Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
My Blind Mate

My Blind Mate

"Bukankah pria lycan itu selalu ada buat Anda?" Sinclair duduk dengan memegang telapak tangan Sisilia yang bebas tanpa jarum infus. Dia berbicara sendiri menyayangkan kejadian itu. Saat ini tubuh Sisilia sudah melewati masa kritis sehingga beberapa alat yang menempel pada tubuhnya sudah dilepas. Tatapan Sinclair masih terpusat pada wajah Sisilia, dia merasa bahwa kejadian ini tidak seharusnya terjadi jika pria lycan selalu ada.
606 visualizaçõesEm andamentoAdicionado à Biblioteca 23 Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Dia menatapnya dan bertanya, "Apa kau menyebut nama Mario atau namaku saat kalian bicara?" Selir Sienna berpikir sejenak dan berkata, "Aku menyebut namamu, tapi bukan nama Mario." Roni mencibir, "Sepertinya kau bukan tidak hati-hati." Wajah Selir Sienna memerah. "Roni, aku nggak bisa melepaskan diri dari tuduhanmu itu, ‘kan? Kau bisa membunuhku daripada menghinaku seperti ini."
984.4K visualizaçõesCompletoAdicionado à Biblioteca 2.5K Vezes como sinopsis siccin 2
Ler
+Biblioteca
ANTERIOR
12
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status